Radius-HP-NHR11

Earphone Radius HP-NHR11 High-MFD System

4 out of 5 based on 1 customer rating
(1 customer review)

Rp1,090,000.00

Product Description

Radius HP-NHR11 High-MFD System Earphones

Tuning the sound making of HP-NHR21 to the main base.
Treble to rich quality air feeling, of course, and easy bass to listen in mild,
Hi-Res It is possible that rich to broadband play the sound source.
Enjoy a spread of high-resolution sound source specific sound,
It is a balanced stable sound quality.

● Improved the “sensitivity” and “quality” in High-MDF structure.
● to improve the reproducibility of the low-pass by bus boat structure.
● stable fit by deep mount earpiece.
● position and two-stage adjustable earpiece.

Specifications

  • Format: dynamic type Driver: Φ13.0mm
  • Output sound pressure level: 102 ± 3dB (@ 1kHz / 100mV input)
  • Play frequency band: 5Hz ~ 40,000Hz
  • Maximum input: 5mV
  • Impedance: 25Ω ± 15%
  • Plug: Φ3.5mm gold-plated stereo mini plug cable length: about 120cm (Y type) type Weight: about 18g (including cable)
  • Accessories: earpiece (XS, S, M, L) each one set, instruction manual, warranty card

1 review for Earphone Radius HP-NHR11 High-MFD System

  1. 4 out of 5

    :

    Hello Guys,

    Baru-baru ini kita sudah pada tahu produsen earphone yang lagi rame yaitu si Radius, yang punya line-up earphone entry levelnya yang oke-oke banget untuk earphone under 500rb-an. Nah, selain entry level, tidak lengkap kalau kita tidak mencoba earphone middle classnya yaitu NHR series. Dan unit demo yang datang kali ini di KeeWee Shop adalah Radius NHR-11.

    IMG_20160406_162601

    Sales Packaging

    Desain packagingnya bagus, udah better daripada entry levelnya (harus dong), dan rapi banget. Di dalamnya ada eartips cadangan (total 3 pasang)

    IMG_20160406_161017

    IMG_20160406_161416

    IMG_20160406_161700

    Udah, itu doang 😀

    Desain dan Styling

    Pertama kali datang ke toko kami, wow, earphone ini keren banget nih. futuristik banget (style khas Radius banget yang desainnya fresh dan enak dipandang mata), dengan finishing ala-ala Transformer futuristik yang garis2nya tegas dan macho. Jadi buat kalian yang suka pake earphone tapi juga ingin gaya, keren banget deh earphone ini.

    IMG_20160406_161814 IMG_20160406_161719 IMG_20160406_161045

    Comfort and Fitting.

    Desain form factornya juga unik, gagang kabelnya turun cukup panjang ke bawah, jadi pas di depan daun telinga bawah, dan tidak menonjol keluar samping, jadi kalau dipakai sambil tiduran/rebahan ke samping, tidak akan menekan telinga dan tidak sakit.

    Fittingnya enak nih, eartips bawaan yang terpasang adalah ukuran M. DAn tidak seperti NEF series yang sebelumnya saya coba waktu masuk ke telinga terlalu “seret”, jadi waktu ditarik keluar agak susah, di NHR11 tidak terjadi, pas dan sealnya bagus.

    IMG_20160406_161756

    Bahan eartipsnya cukup halus. Nyaman waktu dipakai. Dan bisa diganti dengan Eartips Spinfit untuk mendapatkan comfort dan sound quality yang lebih baik lagi.

    Features

    Well, earphone ini simple banget sih. Murni untuk music listening, jadi tidak ada fitur aneh-aneh tambahan seperti mic, atau control button yang disematkan di dalamnya, mengingat tambahan fitur-fitur seperti itu biasanya bakal membuat sound qualitynya berkurang, dan susah di drive. Ga ingin kan beli earphone udah mahal-mahal 1 jutaan tapi soundnya jelek.

    Sound Quality

    Untuk urusan suara, NHR11 ini asyik banget. Dia punya karakter suara yang bisa dibilang musical, dan punya kombinasi yang termasuk unik. Dan di packagingnya, NHR11 udah dikasih titel Hi-Res Earphone. Seharusnya nih dia punya detail yang superb.

    OK coba kita test dengan 1 lagu, saya pilih lagu Photograph by Ed Sheeran (FLAC 16bit).

    Di awal lagu, waktu petikan gitar dimainkan, dan vocal dilafalkan, terasa sangat dekat, melingkupi kepala di depan kita. Petikan gitarnya jelas dan detail banget, bahkan sampai ke gesekan senar gitarnya. Vocal Ed Sheeran enak banget, renyah, dan tidak terlalu tipis, cukup deep. Berasa earphone yang tipe-tipe natural dan bright. Tapi masuk ke menit 1:30, saat dentuman drum bass mulai dimainkan, bassnya menghentak boomy gedhe banget. Wah saya jadi kaget, IEM yang detailnya istimewa seperti ini, bassnya gedhe juga yah. Dan kuantitas bassnya benar-benar gedhe, lebih gedhe dari IEM-IEM harga sejutaan yang biasanya diunggulkan extra bassnya. Bassnya extra boomy, tapi di sela-sela lagu masih bisa diidentifikasi tekstur bassnya, tidak asal bass gedhe doang hingga roll over atau bahkan pecah suaranya. Semua masih lumayan terkontrol. Cuman drawbacksnya, vocalnya jadi agak harus berjuang maju, tidak seintimate pada saat di awal lagu, jadi agak ketutup low bassnya dikit.

    Pop? Mantap.

    Di NHR11 ini, positioning dan penempatan instrument berasa mengelilingi kita, serasa memakai helm full face, yang di tiap2 ujungnya terdapat 1 1 instrument sendiri-sendiri.

    OK next, kita coba ganti lagu. Saya pilih lagu Diana Krall yang kalau nyanyi udah kayak ga ada bedanya ama orang ngomong biasa :P. Terpilihlah lagu “S’Wonderful” (FLAC 16bit).

    Lagu ini punya genre jazz dan di lagu ini banyak digunakan instrument-isntrument musik, cocok banget buat ngetest detail dan separasi. Di lagu ini, komposisi bassnya saya cukup suka, tidak terlalu tipis, juga tidak terlalu melebar. Dilengkapi juga dengan presentasi vocalnya yang cukup berbobot, bikin semakin mendayu-dayu. Dentingan piano juga nyaring. Alunan biolanya smooth.

    Jazz ? OKE banget!

    Selanjutnya, saya pilih lagu EDM, karena penasaran bassnya yang gedhe ini pasti bakalan cocok buat EDM harusnya.

    Zero Gravity (Above and Beyond Remix) FLAC 16bit.

    1 menit pertama lagu ini dipenuhi dengan bass-bass yang punchy, wah speednya boleh juga nih. saya kira karena bassnya yang boomy, speednya bakal sluggish, tapi ternyata nggak lho. BPM lagu ini yang agak-agak tinggi dari biasanya, ternyata bisa dikejar oleh NHR11 dengna baik. dan masuk ke menit 1:24, low bass nya mulai keluar dan boomynya dapet, menggelegar heboh tapi sopan dan rapi, mendengarkannya tidak pusing karena semua bermunculan, memuaskan banget. Impact lagu ini ada di menit 4:37, di mana dentuman bass-bassnya dihajar di sini (kalau yang suka dugem pasti ngerti kalau ini menit-menit di mana kalian bakal lompat-lompat :D) dan NHR11 menghadirkannya bagus banget, ampe berasa bergetarr.

    Kalau mau ngetest bassnya NHR11 ini langsung, cobain aja lagu Hey Mama (feat. Nicki Minaj, Bebe Rexha & Afrojack) by David Guetta. Dari awal udah berasa banget bassnya. (Cobain di iPod/iPhone kami via iTunes aja langsung, ada kok lagunya)

    EDM ? Great!

    OK tanpa berlama-lama, kita test midnya, ganti genre ke setengah-setengah Rock, lebih tepatnya Pop Rock (genre Rock yang masih saya suka).

    Nickelback – Photograph from iTunes

    Wah renyah juga nih midnya, cukup forward dan berasa garang. Vocalnya juga berasa heavy dan serak-serak ga jelas yang macho. Masuk ke rhythm, bassnya menghentak cukup mengejar juga, cymbalnya nyaring, gitar listriknya bertebaran ke mana-mana. Enak juga buat rock nih. Cuman mungkin beberapa titik bassnya agak kegedhean dikit nih.

    Rock? well, so so, masih enjoyable yahh.

    R&B/Soul. Ini genre yang cukup populer di Jepang (selain AKB48 tentunya :P), negara pembuat Radius.

    Lisa Yamaguchi – TB90’s (feat. DABO) from iTunes

    Lagu ini ada banyak unsur di dalamnya, ada vocal Lisa yang intimate, ada vocal rapper DABO yang hi speed dan menggema, juga ada permainan piano dan distingusih, juga ada terompet yang semakin melengkapi. Diputar di NHR11, semua berasa bersinergi dengan energic dan berasa segar dan bright. Very fun di NHR11.

    R&B/Soul ? Bisa!

    Selama ini saya tidak pernah menemukan kombinasi/perpaduan presentasi bass dan mid-treble seperti NHR11 ini, keduanya bisa berjalan bersamaan. Mau diajak detil-detilan bisa, tapi juga bisa menghadirkan bass yang mengejutkan.

    Hi-Res Test : FLAC vs DSD

    Norah Jones – What Am I To You (FLAC 24bit vs DSD)

    Saat memutar file DSDnya, soundstage yang tadi di awal saya bilang seperti pake helm, sudah tidak berasa lagi, berasa jadi lebih lega dan luas, vocalnya tidak terlalu dekat, tapi tetap intimate, lebih santai dan smooth pembawaan instrumentnya. Karakter warmnya lebih terasa, dibanding kalau di file FLACnya, beberapa mid dan highnya lebih tajam. Di DSD lebih sopan.

    *Dan satu lagi, seperti earphone Radius yang lain, NHR11 di nozzle eartipsnya juga ada garis tengah yang berarti eartipsnya bisa dipasang di 2 posisi. Bagaimana efeknya ? Mungkin Anda sudah mencoba ? Kasih tahu kami ya 🙂

    Short Comparison

    NHR11 (1jt) v Carbo Basso (850rb)

    Bagi Anda yang baca review ini dan mungkin punya Carbo Basso/Tenore, dan ingin upgrade, upgrade lah! Gak akan nyesel. Buat yang merasa bass di basso agak kurang, bakal terpuaskan di NHR11. Setelah NHR11, Anda bakal merasa Carbo Basso rasanya kayak makan bakso ga pake sambel, istilahnya kurang mantep gitu lah, berasa gitu gitu aja, kayak semua suaranya jauhhhh banget di belakang lemari ngumpet di sana.

    NHR 11 (1jt) v Shure 215 (1.5jt)

    Kalau saya disuruh milih 2 earphone ini, susah jawabnya, kenapa? karena keduanya beda segmen. walaupun harganya mirip, tapi mereka merujuk ke user yang berbeda. NHR11 lebih ditujukan ke casual user yang ingin earphone yang detail tapi juga ingin yang bassnya nampol, dan tetep musical. Sedangkan Shure 215 lebih cocok buat anda yang ingin suara yang rapi dan rata semuanya. Tapi boleh saya bilang, kalau punya budget mepet 1 jutaan, kalau ambil NHR11 pun gak rugi kok, bass sama sama besar antara shure dan nhr11, memang shure lebih menang di rapi dan soundstagenya, tapi vocalnya lebih hidup dan lively di nhr11.

    NHR11 v E80s (895rb)

    Nah ini nih pesaing ketat dari Soundmagic, yang terkenal earphonenya murah-murah tapi suaranya sitimewa rapi dan luas. Tough selection juga nih, tapi yang pasti bodi suaranya E80S harus tunduk ke NHR11, karena di NHR11 lebih berasa gedhe dan bulk. Tapi lagi-lagi E80s masih unggul dikit di kemegahan soundstage dan tetep easy to listen saat bass dan treble muncul barengan. singkat kata : E80s lebih sopan, NHR11 lebih menonjol di power dan spark.

    Conclusion:

    Boom Boom Wow

    Wow, NHR11 ini mumpuni untuk banyak genre lagu, hampir semuanya berasa fun dan musical diputar dengannya. Bagi Anda yang ingin earphone yang intimate dan detailnya superb, tapi suatu ketika ingin bass yang menghentak dan butuh plenty of bass yang boomy dan menggelegar, NHR11 ini punya potensi itu.

    What we like :

    Kabel lebih tebal dari Radius NEF series
    Suara yang warm Intimate vocal tapi bisa menghasilkan bass yang mewah saat diperlukan.
    Sangat musical and easy to enjoy.
    2 settingan posisi nozzle eartips, yang bikin berasa punya 2 earphone dengna karakter berbeda.
    Gampang sekali di drive.
    What we don’t :

    Kelengkapan penjualan yang standart.
    Soundstage oke lah, not too special kalau sourcenya tidak bagus.
    Setup :

    Macbook Pro
    iPhone 6s
    FiiO X5K
    Sekian review singkat dari saya, semoga Anda bisa lebih jelas dalam memilih earphone yang diinginkan, dan semoga cocok dengan selera Anda. Ingat, tidak semua yang saya katakan bagus/jelek adalah benar, karena telinga saya belum tentu sama dan belum tentu sebaik telinga anda. Kalau Anda ragu dengan review saya, bagus, Anda bisa mampir ke toko saya, KeeWee Shop untuk audisi sepuasnya 😛

    Salam Audio,

    Jimmy Kurniawan

    KeeWee Shop Audio Reviewer

Add a review