38e703f0-e521-4504-8af3-17e4b2bb447b

Review Aune B1S

Review DAC Aune B1S

Hola!

Apa kabar guys? Udah dengerin lagu apa hari ini? Kembali lagi nih, tentunya dengan review audio, headphone, earphone dan kawan-kawan. Kali ini hampir sama dengan sebelumnya, kita akan me-review satu DAC dari Aune yang punya karakter Balanced dan punya desain, juga bentuk yang cukup modernistik. Tanpa berpanjang lebar, langsung saja, kita akan me-review DAC Aune B1S, lets go!

First impressed and build quality

Jika lihat sekilas dari luar, Aune B1S punya packaging yang kuat dan aman, dengan hardcase hitam yang melindungi dari luar. Didalamnya, kita mendapatkan DAC Aune B1S, kabel jack 3.5 mm male to male, kabel charging dan buku panduan. Secara desain dan bentuk, memang sangat modernistik, dengan hampir keseluruhannya dilapisi dengan alumunium dan bahan kulit berwarna hitam, selain dua kaca depan yang memperlihatkan langsung bagian dalam sirkuit dari DAC ini. Bentuknya juga sangat kompak dengan tangan dan mudah dibawa-bawa. Dibagian atas DAC ini terdapat pengatur volume, port jack 3,5 dan port jack 2.4 mm, lalu disebelah kanan ada tombol untuk indikator baterai dan di sebelah kanan ada tombol switch pengatur gain, tombol switch pengatur amplifier Class A dan tombol power. Sedangkan port charging micro USB ada di bagian bawah DAC ini. Secara fitur, hampir sama seperti DAP pada umumnya, sudah menggunakan DAC chip ES9038Q2M. Fungsi dari dua tombol switch yang berada di sebelah kiri punya peran yang berbeda, tombol switch gain berfungsi untuk membuat gain jadi lebih tinggi dan lebih keluar, sedangkan tombol switch Class A sebagai pengaktif ampli dari Aune B1S. Penggunaannya juga sama seperti DAC pada umunya, tinggal dihubungkan dengan headphone/earphone dan device menggunakan kabel jack.

Impresi

Kita masih akan mencobanya menggunakan Headphone Grado SR60e Open Back, juga menggunakan satu lagu yang sama. Dengan karakter DAC ini yang Balanced to Bright, hasilnya seperti ini :

Low frequency : bass sedikit jadi lebih bassy, cukup terkontrol tapi detailnya hanya bertambah sedikit. Tidak punchy.

Mid frequency : vokal jadi lebih clear. Memang terasa jadi bagian tersendiri setelah memakai DAC ini, karena bagian ini yang diunggulkan. Vokal wanita khususnya, jadi terasa detail dan lebih timbul, serta instrumen seperti gitar akustik dan piano jadi terasa agak tinggi. Cukup berkelas.

High frequency : jadi lebih bright treble di satu lagu ini, terasa ‘cring’ tapi sangat tipis, jadi aman untuk orang yang tidak suka treble tinggi. Jadi lebih detail setiap instrumen yang ada (simbal/gitar electric).

Soundstage : sangat kerasa lebih luas. Perbedaan dari masing-masing instrumen yang dimainkan cukup terasa, di bagian kanan/kiri dan di depan/belakang.

Kesimpulan

Overall, DAC Aune B1S punya packaging yang cukup kuat dan aman, juga punya desain dan bentuk yang modernistik, dengan sentuhan alumunium dan bahan kulit di keseluruhan bodi. Tak lupa, dua kaca depan yang memperlihatkan sirkuit dari DAC ini membuatnya jadi lebih futuristik, selain ia menggunakan DAC chip ES9038Q2M. Dengan karakter nya yang Balanced to Bright dan kisaran harga kurang dari 2 jutaan, ini akan sangat worth it sekali. Cocok untuk kalian penyuka genre Pop, Rock, Folk, Alternatif dan Instrumental.

Keterangan :

Headphone : Grado SR60e Open Back
Lagu : Reality Club – SSR